Ekehmmm… Aweu Aweuu
Sore ini, cuaca sangat tak bersahabat, rasanya akan
kurang baik bila jalan-jalan sekalipun, aku membuka laptop yang usang, karena
lama tak dipakai. Ada hal yang ingin aku ketik untuk ku utarakan kepada
teman-temanku yang baik, awalnya aku ragu, seragu-ragunya hingga tiga batang
rokok ku hisap menunggu kepastian datang.
Baiklah.. !!
Sesuatu hal yang dilakukan akan jelas dan mempunyai
tujuan, untuk setidaknya dapat mencapai cita-cita yang semaksimal mungkin, Alasan
mendasar, dengan kami mendirikan sebuah blog ini, supaya ada romantisme yang
terjalin, entahlah, awalnya beberapa orang di antara kami sedang khidmat menyaksikan
final Champion edisi 2015 sembari bergurau tentang jenuhnya kehidupan semenjak
lulus Muallimien beberapa tahun yang lalu. Seperti yang kita ketahui, kehidupan
baru pun di mulai. Beberapa orang di antaranya mengambil jalan guna menimba
ilmu, sebagian jua lebih memfokuskan guna membangun usaha, sebagian lagi lebih
indah dengan naik ke jenjang sakral yaitu pernikahan.
Ada hal yang selalu terniang tentang masa-masa dimana
celotehan, berkumpul, selalu berirama tempo dulu serta kejahatan yang terbalut
dalam drama sangat sexy. Sekalipun pertemuan bisa menghilangkan rasa rindu,
namun ada sebuah hal yang berbeda. Pertemuan selalu singkat dan jarang
berbekas, apalagi bagi mereka yang sudah di luar kota.
Kami terus berpikir tentang hal yang akan tetap mempersatukan
kita, terasa lebih dekat sekalipun berjauhan, terasa bersentuhan walaupun tak
bersua. Saudara Luthfi, sahabat saya mengusulkan dengan menciptakan sebuah
blog, guna menampung berbagai aspirasi, konfirasi. History, demontrasi dan
berbagai hal lainnya. Hal ini mendapat pertentangan awalnya dari sebagian,
dengan alasan hanya buang-buang waktu dan kuota. Tapi saya dan sebagian lainnya
sangat setuju dengan gagasan yang beliau ajukan.
Pun, demikian dengan Saudara Aji, yang sekarang
menduduki kursi keustadzan bersempak di Lembang terus mendesak saya guna
mempercepat pembuatan blog tersebut, akhirnya proklamasi pun dimulai, sebatang
rokok Jarcok pun menjadi saksi.
Awalnya, Blog ini akan dikelola oleh saudara Hirvan
Juhe, namun, faktor cinta membuatnya harus pindah ke Ibu kota, akhirnya dengan
berat hati, namun optimis saya bersama Luthfi akan mengelola blog dalam keadaan
sehat, itupun apabila ada kuota.
Meninjau minat yang terbatas dan hanya menghinggapi
beberapa orang saja, dirasa blog ini hanya demontrasi yang sia-sia, namun
semoga saja ada secerca dan seonggok harapan dan perhatian yang akan tumbuh.
Pribadi mempunyai sudut pandang yang ironi dari
perkembangan media sosial yang tak bisa dibendung, yaitu kenyataan bahwa
jiwa-jiwa yang kalut akan masalah, mencurahkan keluh kesahnya di berbagai
dinding, semisal orang sering menyebutnya PM. Seolah berharap akan ada
pihak yang bersimpati. Namun, saya pribadi berkesimpulan bahwa “Maaf “ hal
tersebut hanya mempermalukan diri sendiri. “Cuma di read ajah ?” sering
jadi problematika paling mencolok. Well, teman-temanku, tak ada salahnya
kita menulis hal yang positif serta pada tempatnya supaya berguna bagi orang
lain.
Berbagai pertimbangan, karena menulis merupakan hal
yang paling penting, pertama kali kita masuk SD yang guru ajarkan setelah
membaca adalah menulis, Well, pengalaman dan segala sesuatu akan lengkap
bila kita menuliskannya, jangan pernah malu untuk menulis, karena lewat tulisan
dunia bisa terguncang.
Kami berharap teman-teman berkontribusi untuk blog
ini, menuliskan pengalaman, memposting hasil belajar dan membaca, berbagi jalan
usaha, maupun berbagi hal lainnya atau setidaknya ikut membaca. Mudah-mudahan
akan ada pertemuan yang panjang di blog ini,
Sebelum saya mengakhiri basa basi saya, saya ucapkan selamat
berjuang kepada saudari Sity Rozan begitupula Saudari Dewi Setiawati yang telah
resmi menjadi seorang istri. Terima kasih,
Wildan Muhsin,
Dalam labirin kehidupan, 13 Juni 2015
Tidak ada komentar:
Posting Komentar